Rabu, 13 Februari 2013

BNN beri penyuluhan narkoba di SAKSI 2013


Pada artikel ini saya akan membahas mengenai salah satu kegiatan di SAKSI Labschool 2013 yaitu penyuluhan tentang bahaya narkoba dari BNN


Beruntungnya kami para siswa SMP Labschool, pada kegiatan SAKSI kemarin kami mendapat materi mengenai dampak dan bahaya narkoba oleh Dr. Victor Pudjiadi SPB, FICS, DFM selaku Dir. Advokasi BNN. Materi yang diberikan beliau sangat menarik dengan ilustrasi bahaya dari narkoba yang diperagakan oleh beliau, anak buahnya sang Michael Jackson Indo dengan nama Jco Merci, seorang peraga pantomim, dan juga ustad penyanyi menggunakan sulap, pantomim, lagu, dance, dan lain-lain. Materinya pun sangat lengkap, semua persoalan dibahas dengan cara yang menyenangkan. Sebenarnya Pak Victor juga menjelaskan tentang bahaya seks bebas, penyakit HIV/AIDS dan juga bahaya minuman keras. Tetapi pada artikel ini saya akan fokus kepada materi beliau mengenai bahaya narkoba.


Narkoba Sabu-Sabu
Pasti kita sudah sering mendengar apa itu narkoba. Ya, narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya. Pada zaman ini, peredaran narkoba sudah menjadi sangat luas dan sulit dibendung. Dan dalam membasmi peredaran bebas narkoba diperlukan juga pengertian masyarakat atas bahaya menggunakan narkoba, dan tentunya Badan Narkotika Nasional juga perlu turut memberikan sosialisasi kepada masyarakat apalagi kepada anak muda yang sering menjadi target dalam penyebaran narkoba.

Dalam materi Pak Victor, dijelaskan bahwa narkoba sekarang beredar dalam bentuk yang bermacam-macam dan dapat disimpan dimana saja. Contohnya disembunyikan dalam koran, disembunyikan dalam bungkus permen, perangko, kertas yang digulung, sendok, koran, suntikan dan bahkan disembunyikan dalam cemilan anak-anak. Bentuknya juga bermacam-macam mulai dari tablet dan kapsul yang mudah dikenali, suntikan, bubuk, serbuk daun dan lain-lain. Dalam membahas ini, Pak Victor melakukan ilustrasi dengan sulap mengeluarkan bunga kertas dari semua barang yang dikenakannya, dan anehnya jumlahnya sangat banyak.
Bunga tersebut diumpamakan adalah narkoba yang dapat disembunyikan dimana saja
Diberitahukan juga bahwa kita harus berhati-hati jika ditawarkan permen, snack atau lainnya dari orang yang tidak kita kenal. Kita juga harus berhati-hati jika membeli makanan, karena dikhawatirkan makanan yang diberikan adalah narkoba. Ingat, narkoba dapat dikemas dalam segala bentuk. Bisa dicampurkan didalam permen, snack, ataupun dalam kartu, stiker, yang mungkin terdapat di makanan tersebut.



Bahaya apabila kita menggunakan narkoba juga dijelaskan. Jika seseorang menggunakan narkoba, ia akan mendapat kenikmatan, kepuasan, dan percaya diri tergantung dari efek obat yang digunakannya. Namun, setelah efek narkoba itu hilang ia akan menjadi sakau yang membuatnya  menjerit kesakitan yang sakitnya digambarkan seperti jatuh di aspal, lalu tertimpa tangga, ditimpa lagi gajah, gajahnya hamil, lahir 12 =D (kata Pak Victor seingat saya) dan meminta narkoba lagi agar rasa sakitnya hilang. Tetapi tidak, karena selama ia mengonsumsi narkoba, efek sakau itu akan terus-menerus berulang sampai ia mati.

Pikiran seorang pecandu narkoba sudah tidak jernih lagi karena satu-satunya hal yang dipikirkannya adalah bagaimana mendapat narkoba lagi, karena keterbatasan uang dan keinginannya untuk mendapat narkoba maka dilakukannya tindakan kriminal seperti mencuri, merampok, menculik, memperkosa dan juga membunuh agar bisa mendapatkan uang untuk mendapatkan narkoba.

Dalam agama juga terdapat larangan menggunakan narkoba yaitu dalam agama Islam:

Pertama: Allah Ta’ala berfirman,

وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (QS. Al A’rof: 157). Setiap yang khobits terlarang dengan ayat ini. Di antara makna khobits adalah yang memberikan efek negatif.

Kedua: Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (QS. Al Baqarah: 195).

وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An Nisa’: 29).

Karena itu lebih baik untuk hindari narkoba dari sekarang daripada kecanduan dulu dan sengsara sampai mati. Pecandu narkoba juga bisa diobati, tetapi mengobati hanya sebatas menghentikan Kecanduannya terhadap narkoba. Ibarat meja yang bolong-bolong akibat terkena rayap, otak pengguna narkoba juga akan rusak dan bagian yang rusak tidak dapat dibetulkan kembali.

Kesan saya mengenai kegiatan ini, bahwa kegiatan ini bagus sekali karena langsung disampaikan oleh utusan dari Badan Narkotika Nasional dan disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dimengerti. Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba ini juga merupakan salah satu kegiatan favorit saya selama SAKSI 2013. Pesan saya semoga kegiatan ini terus diadakan dan bisa menjadi lebih baik tiap tahunnya.

Terimakasih dan sekian dari saya untuk artikel ini
Narkoba No!! Prestasi YESS!!!